23-24 e
23-24 Desember, SDIT-SMPIT Al Azhar Jaya Indonesia melaksanakan In House Training dengan tema “Transformation Towards Bilingual School” dengan pemateri pertama Ahmad Nahrowi, yang biasa dikenal dengan Babe Awi dengn mengusung tema Afuscho sebagai Sekolah Prestasi dan Sahrial Pulungan, dengan mengatarkan materi “how to be the Leader School”.
Sebagai bentuk apresiasi dan sumbang pemikiran atas perkembangan Afuscho, kami memeberikan kenang-kenangan kepada Babe Awi, atas masukan-masukan yang membangun bagi Afuscho ke depan.
Hasil Musyawarah Kerja II 2025-2026 melahirkan komitmen bersama untuk sama-sama mengembangkan dan membangun kerjasama TIM yang lebih solid lagi dikemudian hari dengan melahikan program-program kerja yang inovasi, berkelanjutan dan mendorong prestasi siswa untuk lebih baik lagi.
Dalam Raker ini, melahirkan tagline baru “Afusho Bilingual School – Religius- Ilmu- Skill-Ekselen (R.I.S.E)” sebagai bentuk Afuscho Next Level dengan semangat baru, gagasan baru, kebersamaan baru dengan refleksi wajah baru dikemudian hari.
Logo ini bukan sekedar gambar, tapi adalah spirit para guru di sekolah Kami,
Kami mulai dengan membuka jendela ILMU (Buku) bagi anak Anda. Namun kami tidak berhenti di situ. Kami membimbing mereka untuk mentransformasi ilmu tersebut menjadi SKILL (Gerakan Kubah) hidup yang nyata, dalam naungan nilai-nilai RELIGIUS. Tujuannya satu: Mengantarkan mereka menjadi pribadi yang EKSELEN (Bintang), yang bersinar terang di masa depan mereka.
Inilah semangat RISE yang tertuang dalam identitas kami.
” Logo ini bukan sekadar gambar, melainkan sebuah perjalanan (journey) siswa di Al Azhar Jaya Indonesia Afuscho Bilingual School:
· Bentuk Dasar (Buku Terbuka): Melambangkan ILMU sebagai fondasi. Segala sesuatu dimulai dari literasi, wawasan, dan rasa ingin tahu.
· Lengkungan ke Atas (Kubah Masjid): Melambangkan transformasi ilmu menjadi RELIGIUS. Ilmu di sini Syumuliyah (menyeluruh), ilmu yang menuntun anak pada ketaatan dan akhlak mulia (Kubah), tidak hanya
akademik yang gemilang, akhlak terpuji tercapai
· Gerakan Dinamis (Curves): Garis yang luwes dan modern melambangkan SKILL. Kemampuan untuk beradaptasi, keterampilan abad 21, dan teknologi yang terus bergerak maju.
· Bintang/Cahaya diPuncak: Melambangkan EKSELEN. Tujuan akhirnya adalah terbentuknya genarasi Qur’ani yang unggul sejak dini, tidak hanya berprestasi dan tetapi juga memberikan manfaat.
“RISE: Terbangun dari Akar, Menjulang ke Puncak”
- R – RELIGIUS (Spiritual Quotient) Kami menanamkan aqidah yang lurus dan akhlakul karimah sebagai akar. Sebelum anak menjadi pintar, ia harus menjadi shalih. Karakter Islami adalah perisai mereka di masa depan.
- I – ILMU (Intellectual Quotient) Kami membangun tradisi akademik yang kuat. Kurikulum kami dirancang untuk mendorong siswa berpikir kreatif, inovatif dan mampu beradaptasi mencetak pemikir kritis yang berwawasan luas sesuai dengan zamannya.
- S – SKILL (Life Skills & Technology) Pintar saja tidak cukup. Kami membekali siswa dengan skill nyata: Bahasa Asing (Bilingual), Teknologi Digital, Kepemimpinan, dan Entrepreneurship. Ini adalah bekal mereka untuk siap menghadapi tantangan global
- E – EKSELEN (Achievement) Hasil akhir dari proses ini adalah kualitas yang prima (Ihsan). Kami mendorong setiap siswa untuk mencapai versi terbaik dirinya, berprestasi di bidangnya, dan menjadi rahmat bagi semesta.“